Prancis Nyaris Resesi, Ekonomi Stagnan pada Kuartal II-2026
Ekonomi Prancis stagnan pada kuartal II-2026 setelah menyusut 0,2 persen pada triwulan sebelumnya.
IDXChannel - Ekonomi Prancis stagnan pada kuartal II-2026 setelah menyusut 0,2 persen pada triwulan sebelumnya.
Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (28/8/2026), Prancis nyaris mengalami resesi yang secara teknis didefinisikan sebagai penyusutan selama dua kuartal beruntun.
Angka tersebut lebih kecil dari perkiraan awal dari lembaga statistik Insee yang memprediksi pertumbuhan sebesar 0,2 persen pada kuartal kedua. Pasar juga memperkirakan produk domestik bruto (PDB) tumbuh pada triwulan lalu.
Kondisi ini menambah tantangan bagi pemerintah yang sudah berjuang untuk menahan defisit anggaran yang membengkak. Aksi jual pasar obligasi global telah memperburuk tantangan tersebut selama musim panas, mendorong kenaikan biaya pinjaman Prancis.
Pemerintah Prancis telah memperingatkan bahwa pertumbuhan yang lebih lambat akan mempersulit pencapaian target pengurangan defisit anggaran menjadi lima persen dari PDB tahun ini.
Menurut Insee, ekonomi Prancis terbebani dampak gelompang panas terhadap sektor pertanian.
Berbicara pada konferensi bisnis di Paris, Menteri Keuangan Roland Lescure mengatakan kelemahan di sektor pertanian juga dapat memengaruhi kuartal ketiga.
“Dampaknya benar-benar mengerikan, sangat besar,” katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)