Tersangka Suap Bea Cukai Akui Gunakan Uang Korupsi untuk Beli iPhone Istrinya
Salah satu tersangka suap Ditjen Bea Cukai mengakui menggunakan 'dana operasional' dari hasil korupsi untuk membelikan gawai merek iPhone untuk istrinya.
IDXChannel - Tersangka kasus dugaan suap importasi Barang di Ditjen Bea Cukai, Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC), mengakui menggunakan 'dana operasional' untuk membelikan gawai merek iPhone untuk istrinya.
'Dana operasional' merupakan sebutan uang yang diterima dari perusahaan importir.
Hal itu terungkap saat Sisprian duduk sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap importasi barang dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field; Manager Operasional PT Blueray, Deddy Kurniawan; dan Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray, Andri pada Rabu (10/6/2026).
"Ada untuk pernah mengambil uang Rp20 juta? kemudian ada membeli iPhone untuk istri?," tanya jaksa.
"iPhone saya pernah minta tolong dibelikan," jawab Sisprian.
Menurutnya, ia menggunakan uang tersebut dengan niat nantinya dikembalikan. Namun, hal tersebut urung terlaksana lantaran dirinya tertangkap oleh KPK.
"Sampai sekarang sudah diganti belum?," tanya jaksa.
"Keburu tertangkap, saya sudah ditangkap," jawab Sisprian.
Selain itu, lanjut Sisprian, dana operasional juga digunakan untuk membeli jam tangan TAG Heuer yang dimaksudkan kenang-kenangan untuk Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI periode September 2024-Januari 2026.
Namun, harga dari jam tangan mewah asal Swiss itu tidak disebutkan di ruang sidang.
"Kemudian ada yang pembelian jam tangan itu Tag Heuer?," tanya jaksa.
"Saya menyampaikan ke rekan-rekan untuk mencarikan kenang-kenangan untuk Pak Direktur," jawab Sisprian.
"Itu untuk Pak Rizal Direktur?," cecar jaksa.
"Betul," timpal Sisprian.
"Itu juga menggunakan dananya dana operasional ini?," tanya jaksa memastikan.
"Dana operasional," respons Sisprian.
Selain itu, Sisprian juga mengaku ia merenovasi ruang kerjanya menggunakan dana operasional tersebut.
(Febrina Ratna Iskana)