AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Aset Bank OCBC Nisp Tumbuh 14,2 Persen di 2020

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 07 April 2021 07:22 WIB
OCBC mampu menjaga rasio efisiensi dengan Cost-to-Income Ratio sebesar 42,3%, sementara rasio BOPO sebesar 81,1%.
Aset Bank OCBC Nisp Tumbuh 14,2 Persen di 2020 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Bank OCBC NISP mencatat kinerja berkelanjutan sepanjang tahun 2020 dengan laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai naik sebesar 14% year in year (yoy) yakni Rp5,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp2,1 triliun. 

Perseroan juga mencatat pertumbuhan DPK sebesar 26% yoy menjadi Rp159,0 triliun, di mana dana murah atau CASA berkontribusi sebesar 42%. 

"Total Aset Bank tumbuh sebesar 14,2% pada tahun 2020, lebih cepat dibanding pertumbuhan aset industri perbankan," ungkap Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, Rabu (7/4/2021). 

Adapun pendapatan operasional lainnya tercatat tumbuh sebesar 18% di tahun 2020. Kinerja berkelanjutan Bank terjaga dengan menjalankan kegiatan usahanya secara pruden. 

Hal ini tercermin dari rasio NPL (non-performing loan) net yang tercatat sebesar 0,8% dan NPL bruto sebesar 1,9%, berada di bawah NPL industri perbankan. Bank juga tetap menjalankan fungsi intermediasinya dengan menyalurkan kredit sebesar Rp114,9 triliun hingga akhir Desember 2020. 

Loan to Deposits Ratio (LDR) tercatat sebesar 72,0% pada akhir tahun 2020 seiring dengan perlambatan ekonomi pada tahun 2020 dan Rasio Kecukupan Modal (CAR) tercatat sebesar 22,0%, di atas level minimum yang dipersyaratkan Regulator. 

Perseroan juga mampu menjaga rasio efisiensi dengan Cost-to-Income Ratio sebesar 42,3%, sementara rasio BOPO sebesar 81,1%. 

“Walau penuh dengan tantangan, Bank OCBC NISP berhasil melewati tahun 2020 dengan tetap membukukan kinerja yang positif. Perlambatan ekonomi menjadi faktor penyebab lemahnya permintaan kredit," sebutnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD