IDXChannel - Bank-bank Himbara atau pelat merah menghadapi tekanan terhadap profitabilitas seiring menyempitnya margin bunga.
Pertumbuhan kredit yang agresif, terutama ke badan usaha milik negara (BUMN) dan segmen dengan imbal hasil lebih rendah, menjadi salah satu penekan utama.
Analis S&P Global Ratings dalam laporan yang dikutip Dow Jones Newswires, Selasa (15/9/2026), menyebutkan, pertumbuhan kredit bank BUMN pada paruh pertama 2026 jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri.
Ekspansi tersebut terutama didorong oleh partisipasi bank dalam program ekonomi yang terkait dengan pemerintah serta peningkatan penyaluran kredit kepada BUMN.
Di sisi lain, kenaikan suku bunga domestik turut menekan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM).