AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21996.89
-1.88%
-422.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

BI Catat Kredit UMKM Tumbuh 16,75 Persen di April 2022 

BANKING
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 23 Juni 2022 13:25 WIB
BI mencatat pertumbuan kredit UMKM sebesar 16,75 persen pada April 2022 bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BI Catat Kredit UMKM Tumbuh 16,75 Persen di April 2022 (FOTO: MNC Media)
BI Catat Kredit UMKM Tumbuh 16,75 Persen di April 2022 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuan kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar 16,75 persen pada April 2022 bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari menungkapkan, kredit UMKM tumbuh 16,75 persen secara tahunan jika dibandingkan pada posisi tahun 2021. Jumlah tersebut menurutnya lebih tinggi dibandingkan kredit pada non UMKM.

"Alhamdulillah pada bulan April Kredit UMKM tercatat tumbuh sangat tinggi, yaitu 16,75 persen secara tahunan, dibandingkan posisi tahun lalu," ujar Yunita dalam acara Peluncuran Program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak2022, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya yang paling cepat tumbuh dari kelompok UMKM adalah kelompok usaha mikro, yang mana sebagian besar dikelola oleh para perempuan atau kaum emak-emak.

"Jadi kredit usaha mikro ini tumbuh hingga mencapai 98 persen, jadi hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu," kata Yunita.

Catatan BI penyaluran kredit ke sektor usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM pada April 2022 mencapai Rp1.195 triliun. Jika dilihat dari besaran skala usaha, maka porsi kredit pada usaha mikro adalah mencapai Rp412,6 triliun pada April 2022.

Disamping itu jumlah nasabah perbankan dari sektor UMKM saat ini juga sudah mencapai 41,5 juta atau bisa disebut 63 persen UMKM di Indonesia sudah terhubung dengan perbankan. Hal tersebut tentu menjadi sinyal positif untuk UMKM untuk mengembangkan usahanya melalui akses pembiayaan.

"Syukur Alhamdulillah 63 persen dari 41,5 juta UMKM yang terhubung dengan perbankan, 93 persen adalah kelompok usaha mikro," tutup Yunita. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD