sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5 Persen Dinilai Tepat, Jadi Katalis Amankan Psikologis Pasar

Banking editor Anggie Ariesta
09/06/2026 16:35 WIB
Langkah antisipatif ini dinilai krusial untuk membentengi ketahanan eksternal makroekonomi nasional.
BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5 Persen Dinilai Tepat, Jadi Katalis Amankan Psikologis Pasar. Foto: iNews Media Group.
BI Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,5 Persen Dinilai Tepat, Jadi Katalis Amankan Psikologis Pasar. Foto: iNews Media Group.

"Pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir telah meningkatkan risiko imported inflation, khususnya terhadap sektor-sektor yang memiliki ketergantungan tinggi pada bahan baku, barang modal, maupun komponen impor. Oleh karena itu, langkah stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia diharapkan dapat mempercepat proses penyesuaian pasar sekaligus menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali," kata dia.

Meskipun kenaikan suku bunga acuan berpotensi memberikan tekanan jangka pendek terhadap sektor-sektor yang sangat sensitif terhadap biaya modal (cost of fund) serta daya beli masyarakat, BTN meyakini mesin perekonomian Indonesia tidak akan kehilangan daya dorongnya.

Myrdal memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2026 masih sanggup bertengger di kisaran 5,2 persen. Optimisme ini didasarkan pada kokohnya pilar-pilar ekonomi nasional yang digerakkan oleh aktivitas belanja dalam negeri serta proyek-proyek strategis pemerintah.

"Dari sisi pertumbuhan ekonomi, kami menilai fundamental perekonomian domestik masih relatif kuat. Berbagai sektor yang ditopang oleh aktivitas domestik, pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, ketahanan pangan, energi, hilirisasi, serta ekspor berbasis sumber daya alam diperkirakan tetap menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026. 

Dengan dukungan aktivitas investasi dan intermediasi perbankan yang tetap terjaga, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih dapat berada pada kisaran 5,2 persen pada tahun ini," kata Myrdal.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement