sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Sebut Kinerja Intermediasi Perbankan Terjaga di Tengah Dinamika Global

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
04/11/2026 07:09 WIB
Kinerja intermediasi perbankan tetap kontributif dengan profil risiko yang terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan tekanan geopolitik.
BI Sebut Kinerja Intermediasi Perbankan Terjaga di Tengah Dinamika Global  (FOTO:iNews Media Group)
BI Sebut Kinerja Intermediasi Perbankan Terjaga di Tengah Dinamika Global (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) menyatakan, kinerja intermediasi perbankan tetap kontributif dengan profil risiko yang terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan tekanan geopolitik. 

Adapun kredit perbankan pada September 2026 tumbuh 13,26 persen yoy menjadi Rp9.245,1 triliun, didorong oleh kredit investasi yang tumbuh 23,20 persen dan kredit korporasi tumbuh 21,31 persen, sedangkan kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing tumbuh 11,89 persen dan 4,86 persen. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,07 persen dan NPL net sebesar 0,82 persen, serta Loan at Risk (LaR) sebesar 8,50 persen. 

Di sisi lain, DPK perbankan tumbuh sebesar 8,22 persen yoy menjadi Rp10.492,2 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 12,64 persen, 9,08 persen, dan 3,78 persen.

"Ketahanan perbankan terjaga kuat tecermin dari tingkat permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada September 2026 yang berada di level tinggi yakni sebesar 24,30 persen," ujarnya dalam Konferensi Pers KSSK di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement