AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

BJB Sekuritas Jadi PED Pertama di RI yang Terdaftar di BEI

BANKING
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 08 Oktober 2021 14:41 WIB
BEI telah melakukan pembukaan perdagangan di Main Hall Gedung BEI, pada Jumat (8/10/2021) untuk Anggota Bursa Sponsor.
BJB Sekuritas Jadi PED Pertama di RI yang Terdaftar di BEI. (Foto: Bank bjb)
BJB Sekuritas Jadi PED Pertama di RI yang Terdaftar di BEI. (Foto: Bank bjb)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia telah melakukan pembukaan perdagangan di Main Hall Gedung BEI, pada Jumat (8/10/2021) untuk Anggota Bursa Sponsor PT Mandiri Sekuritas dan Perusahaan Efek Daerah PT BJB Sekuritas Jawa Barat.

Sekadar diketahui, BJB Sekuritas merupakan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia dengan kode broker JB yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-06087/BEI.ANG/12-2020 tanggal 23 Desember 2020.

Sebelumnya BEI telah memberikan persetujuan kepada PT Mandiri Sekuritas sebagai Anggota Bursa Sponsor Perusahaan Efek Daerah (PED) untuk PT BJB Sekuritas Jawa Barat pada tanggal 27 September 2021.

Dalam seremonial pembukaan perdangan hari ini, turut hadir Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Utama bjb Sekuritas Yogi Heditia Permadi, Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Hoesen, dan juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Kami dan management, mengucapkan terima kasih dan beribu apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PT Mandiri Sekuritas sebagai anggota bursa sponsor perusahaan efek daerah. Serta kepada Bapak Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil yang telah memberikan dukungan penuh atas terbentuknya BJB sekuritas Jawa barat sebagai Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia,” ungkap Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, dalam Seremonial Pembukaan Perdagangan siang ini, Jumat (8/10/2021).

Yuddy mengatakan bahwa saat ini minat investasi di Jawa Barat terus meningkat. Bahkan antusiasme masayrakat untuk mengetahui pasar modal Indonesia sangat tinggi.

“Antusiasme masyarakat Jawa barat khususnya dalam berinvestasi saham terus tumbuh dari tahun ketahun. Hal ini tentunya perlu diimbangi dengan penajaman literasi masyarakat mengenai pasar modal. Keberadaan BJB Sekuritas Jawa barat sebagai Perusahaan Efek Daerah pertama saya harapkan dapat mengakomodir minat berinvestasi saham sekaligus memberikan edukasi yang dibutuhkan khususnya di wilayah Jawa barat,” tegasnya dihadapan Gubernur Jawa Barat.

Dengan jumlah penduduk penduduk Lampir mencapai 50 juta jiwa, lanjutnya, pasar Jawa barat sangat atraktif. “Eksistensi sekuritas Jawa barat sebagai Perusahaan Efek Daerah pertama di Indonesia selain dapat membantu nasabah kami dalam berinvestasi dengan edukasi yang tepat, kami harapkan juga dapat menekan praktik investasi bodong yang tadi sudah disampaikan oleh Pak Inarno yang terjadi di masyarakat. BJB sekuritas akan menjangkau calon investor pada area yang lebih luas guna mengakomodasi kepentingan masyarakat dalam memanfaatkan pasar modal secara tepat,” tandasnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Single Identification Number (SID) di Jawa Barat per Agustus 2021 sebanyak 471.439. Angka tersebut tumbuh 69% dari posisi akhir tahun 2020 sebanyak 192.760. Dengan jumlah penduduk hampir mencapai 50 juta jiwa, pasar Jawa Barat masih sangat atraktif untuk bjb Sekuritas dikarenakan potensi penetrasi yang tinggi dan dukungan jaringan bank bjb yang kuat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, bahwa “Ini merupakan peristiwa bersejarah, bagian dari disrupsi 4.0 dan disrupsi pandemi, dengan lahirnya PED pertama, diharapkan dapat meningkatkan serta mendorong minat investasi masyarakat, khususnya di Jawa Barat yang saat ini sudah hampir menyentuh setengah juta investor dan ini masih terus meningkat bila melihat dari potensi-pontensi yang ada di Jawa Barat,” pungkasnya.

Dengan demikian, Gubernur Jawa Barat ini berharap nantinya investor tidak hanya menjadi aktivitas bagi urban citizens saja, melainkan rural citizens pun turut meramaikan pasar modal. (Adv-SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD