Selain memperkuat permodalan, BNI melanjutkan transformasi organisasi melalui penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, serta menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah.
Penguatan tata kelola dan fundamental juga menjadi modal bagi BNI untuk menjalankan fungsi intermediasi secara sehat. Dengan kapasitas bisnis yang semakin kuat, perseroan berupaya memperluas akses layanan keuangan dan mendukung berbagai program pembangunan nasional.
"Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, BNI akan terus memperkuat tata kelola dan fundamental perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, mendukung transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," kata Okki.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari perjalanan BNI yang memasuki usia 80 tahun pada 5 Juli 2026 dengan mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara. Tema itu merefleksikan semangat pengabdian dan pelayanan BNI kepada masyarakat serta negara.
Melalui penguatan tata kelola, permodalan, dan transformasi bisnis, BNI berupaya menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan kapasitasnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
(Rahmat Fiansyah/ADV)