sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BTN (BBTN) Bidik 210 Ribu Unit Rumah Subsidi di 2026

Banking editor Anggie Ariesta
29/01/2026 09:14 WIB
BBTN optimistis sektor perumahan subsidi tetap menjadi tulang punggung (backbone) pertumbuhan perseroan pada 2026.
BTN (BBTN) Bidik 210 Ribu Unit Rumah Subsidi di 2026 (FOTO:Dok Anggi)
BTN (BBTN) Bidik 210 Ribu Unit Rumah Subsidi di 2026 (FOTO:Dok Anggi)

IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) optimistis sektor perumahan subsidi tetap menjadi tulang punggung (backbone) pertumbuhan perseroan pada 2026. 

Hal ini didorong oleh tingginya permintaan rumah pertama dari segmen milenial dan Gen Z, terutama di wilayah-wilayah penyangga industri.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo mengatakan segmen rumah subsidi terbukti sangat tahan banting (resilient) di tengah tekanan ekonomi. Pada tahun lalu saja, penyaluran rumah subsidi BTN mampu tumbuh di atas 7 persen secara tahunan (year-on-year), melampaui pertumbuhan pasar secara umum.

"Justru rumah subsidi itu jadi backbone ya, karena rumah subsidi itu pun rumah pertama. Jadi kebutuhan mengenai rumah pertama justru gak turun, justru meningkat. Jadi ini segmen yang resilient. Pertumbuhannya bagus tahun lalu bisa tumbuh year-on-year, setahunan lebih dari 7 persen. Jadi cukup baik sekali di atas pertumbuhan pasar," kata Bowo saat ditemui di sela gelaran BTN Expo 2026 di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Untuk tahun 2026, BTN mematok target pertumbuhan yang lebih agresif, yakni di atas 10 persen. Perseroan memproyeksikan akan melakukan pemesanan (booking) untuk 210.000 unit rumah subsidi baru, yang terdiri dari 140.000 unit melalui jalur konvensional dan 73.000 unit melalui skema syariah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement