sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta

Banking editor Anggie Ariesta
10/04/2026 08:00 WIB
BTN (BBTN) dan KAI bekerja sama mengembangkan lima tower hunian berbasis transportasi (TOD) di dekat stasiun strategis.
BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta. (Foto: iNews Media Group)
BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta. (Foto: iNews Media Group)

“Nanti kita coba minimal 5 tower dulu,” kata Nixon.

Nixon menekankan bahwa pembangunan hunian vertikal (vertical housing) kini menjadi keharusan di Jakarta mengingat pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan ketersediaan lahan. Selain itu, langkah ini diambil untuk melindungi lahan produktif dan area resapan air dari alih fungsi menjadi rumah tapak.

“Jakarta ini enggak nambah lahannya, tapi penduduk nambah. Sehingga perumahan di Jakarta dan kota besar lain memang sudah harus vertical housing. Kalau kita maksa rumah tapak terus, lahan produktif dan sawah habis,” tegas Nixon.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar menilai kedekatan hunian dengan akses transportasi publik merupakan faktor kunci yang menentukan kesuksesan sebuah proyek properti. Masyarakat cenderung lebih meminati hunian yang menawarkan efisiensi mobilitas dan waktu tempuh.

“Kalau lahan itu jauh dari transportasi, dipastikan apartemen atau rusunnya itu sepi. Tapi kalau sudah dekat stasiun KAI, pasti masyarakat akan lebih senang,” ujar Hirwandi.

Meskipun prospeknya menjanjikan, BTN mengakui masih terdapat tantangan dalam memasyarakatkan hunian vertikal di Indonesia, terutama terkait preferensi ukuran unit yang tersedia di pasar saat ini.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement