Menurut Hirwandi, salah satu tantangan dalam mengurangi backlog perumahan adalah mempertemukan data peminatan masyarakat dengan ketersediaan lahan dan pasokan hunian di lokasi yang sesuai.
Karena itu, BTN mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan pengembang agar pembangunan rumah semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Berbagai kebijakan pemerintah turut memperluas akses MBR terhadap hunian, antara lain KPR FLPP dengan suku bunga tetap 5 persen sepanjang tenor, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) Rp4 juta, Kredit Program Perumahan (KPP), serta berbagai insentif terkait PPN, BPHTB, dan PBG.
Peningkatan penyaluran FLPP di Jambi juga ditopang tingkat keterhunian yang relatif tinggi. Berdasarkan data BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Provinsi Jambi mencapai 95,07 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 94,02 persen.
Grand Citra Asri Pudak juga menjadi salah satu kawasan perumahan yang masuk dalam pemantauan BP Tapera bersama BTN KC Jambi pada Agustus 2026.