Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, kebutuhan hunian akan terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan kawasan perkotaan dan urbanisasi. Karena itu, pembangunan perumahan perlu ditopang fasilitas dasar yang memadai.
“Kami berkomitmen akan membangun fasilitas dasarnya, yaitu pendidikan dan kesehatan, termasuk air bersih. Tiga hal ini menjadi komitmen kami,” ujar Maulana.
Dia juga menekankan pentingnya pengembangan perumahan yang sesuai tata ruang dan menghindari kawasan resapan maupun wilayah berpotensi banjir sehingga dapat menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat.
CEO LIP House Raymond Tanoto mengatakan, akad 250 KPR tersebut menjadi salah satu milestone bagi LIP House karena keberhasilan pengembangan perumahan tidak semata dilihat dari jumlah unit, tetapi juga masyarakat yang memperoleh rumah.
“Ini menjadi milestone bagi kami. Sebanyak 250 unit ini bukan hanya mau kami hitung sebagai unit, tetapi kami ingin menghitung bahwa hari ini kami membantu 250 orang menerima rumah baru,” ujar Raymond.