"Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan CIMB Niaga dalam mempererat hubungan dengan nasabah serta meningkatkan pengalaman dengan ekosistem perbankan digital bank," katanya.
Pada semester I-2026, jumlah kredit dan pembiayaan naik 6,6 persen, didorong oleh kinerja yang baik dari beberapa segmen utama. Perbankan Korporasi mencapai pertumbuhan tertinggi (13,8 persen), sementara perbankan komersial (4,6 persen), Usaha Kecil Menengah (UKM) (2,9 persen) dan perbankan konsumer (0,1 persen) mengalami pertumbuhan yang stabil. Kenaikan di kredit atau pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat sebesar 4,7 persen
Di segmen syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan sebesar Rp54,0 triliun dan DPK sebesar Rp50,9 triliun per 30 Juni 2026. Pembiayaan didukung oleh momentum pertumbuhan yang berkelanjutan pada segmen ritel, sementara CIMB Niaga Syariah terus memperkuat struktur pendanaannya melalui perluasan jaringan komunitas dan peningkatan kontribusi dana murah.
(Rahmat Fiansyah)