Untuk memperkuat diversifikasi pendanaan, BTN menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2026 bernilai Rp2 triliun.
Penerbitan ini terbagi menjadi dua seri, yaitu Seri A bernilai Rp950 miliar dengan tenor 370 hari dan tingkat kupon 7,05 persen, serta Seri B bernilai Rp1,05 triliun dengan tenor 3 tahun dan tingkat kupon 7,25 persen.
Langkah fleksibilitas pendanaan ini ditujukan agar perseroan memiliki ketahanan struktur modal dalam menyerap permintaan pembiayaan hunian masyarakat.
“Kepercayaan investor menjadi modal penting bagi BTN untuk terus memperkuat kapasitas pendanaan. Dengan akses pendanaan yang semakin luas, kami optimistis dapat memperbesar kontribusi BTN dalam mendukung Program 3 Juta Rumah dan membuka akses pembiayaan hunian bagi lebih banyak keluarga Indonesia,” kata Ramon.
(Dhera Arizona)