sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jaga Stabilitas Regional, BI dan Bank Sentral China Perkuat Sistem Pembayaran Lewat Tiga Langkah Ini

Banking editor Nia Deviyana
11/06/2026 15:32 WIB
Dalam pertemuan tersebut, kedua gubernur sepakat menjajaki peningkatan nilai kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara BI dan PBOC.
Jaga Stabilitas Regional, BI dan Bank Sentral China Perkuat Sistem Pembayaran Lewat Tiga Langkah Ini. Foto: iNews Media Group.
Jaga Stabilitas Regional, BI dan Bank Sentral China Perkuat Sistem Pembayaran Lewat Tiga Langkah Ini. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of China (PBOC) berkomitmen menjaga stabilitas keuangan regional yang lebih luas. Hal ini diungkapkan dalam Pertemuan Tingkat Tinggi yang dihadiri oleh Gubernur Perry Warjiyo dan Gubernur Pan Gongsheng pada Kamis (11/6/2026) di Shanghai, China.

Dalam pertemuan tersebut, kedua gubernur sepakat menjajaki peningkatan nilai kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara BI dan PBOC. Kedua bank sentral juga menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral serta memperkuat konektivitas pembayaran lintas batas antara Indonesia dan China melalui tiga capaian utama.

Pertama, Gubernur Perry, Gubernur Pan, dan Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA), Eddie Yue, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Local Currency Transaction (LCT) yang mencakup Indonesia dan Hong Kong. Kerja sama ini memperkuat kerangka LCT yang telah ada untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendukung integrasi pasar keuangan regional yang lebih mendalam.

Kedua, BI dan PBOC melaksanakan peluncuran implementasi pembayaran QR lintas batas Indonesia–China. Didukung kerangka LCT, inisiatif ini memungkinkan transaksi ritel lintas batas dilakukan dengan lebih mudah, cepat, efisien, inklusif, dan andal, sekaligus mendukung konektivitas ekonomi digital yang lebih erat antara kedua negara. Melalui peluncuran ini, penyedia jasa sistem pembayaran yang mendukung transaksi QR lintas batas akan memiliki jangkauan dan partisipasi yang lebih luas, dengan jumlah penyedia mencapai 191 di China dan 24 di Indonesia.

Ketiga, Bank Mandiri secara resmi ditetapkan sebagai peserta langsung (direct participant) dalam Cross-border Interbank Payment System (CIPS), sistem pembayaran lintas batas milik China. Partisipasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses kliring dan penyelesaian transaksi Indonesia–China, sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur pembayaran lintas batas.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement