IDXChannel - Inflasi konsumen China secara tak terduga mengalami stagnasi pada Mei 2026, meskipun harga produsen naik dengan laju tercepat dalam hampir empat tahun.
Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (10/6/2026), indeks harga konsumen (CPI) naik 1,2 persen year-on-year.
Angka tersebut sama dengan yang dicatat di bulan sebelumnya. Angkanya lebih rendah dari perkiraan sejumlah ekonom yang memprediksi inflasi konsumen sebesar 1,3 persen.
Inflasi konsumen yang lebih rendah dari perkiraan itu terutama disebabkan penurunan harga daging babi. Harga komoditas pangan tersebut anjlok 16 persen bulan lalu.
Di sisi lain, Inflasi produsen meningkat menjadi 3,9 persen bulan lalu, naik dari 2,8 persen pada April.