IDXChannel - Asuransi Jasindo meluncurkan program Asuransi Mudik sebagai solusi perlindungan bagi masyarakat selama melakukan perjalanan ke kampung halaman. Produk ini menawarkan perlindungan kecelakaan diri hingga Rp100 juta dengan premi mulai Rp10 ribu.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana mengatakan, periode mudik Lebaran merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga membutuhkan kesiapan dari sisi perlindungan risiko.
“Melalui program asuransi mudik ini, Jasindo ingin memberikan rasa tenang dan aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman, sekaligus memberikan perlindungan terhadap rumah yang ditinggalkan,” ujar Brellian ujar Brellian, dalam kegiatan buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Program ini dilengkapi dengan sejumlah manfaat tambahan seperti perlindungan rumah tinggal, santunan ambulans, serta biaya evakuasi apabila terjadi kecelakaan.
Dengan mengaktifkan asuransi tersebut, masyarakat tidak hanya terlindungi dari risiko kecelakaan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak direncanakan, tetapi juga mendapatkan perlindungan lainnya.
Mulai dari asuransi kebongkaran rumah tinggal yang dapat memberikan ganti rugi hingga Rp 7,5 juta, dan asuransi kebakaran rumah tinggal dengan nilai ganti rugi hingga Rp50 juta.
Selain itu, ada santunan biaya evakuasi yang meliputi biaya evakuasi medis ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai hingga biaya pemulangan jenazah masing-masing maksimal Rp1,5 juta, serta santunan ambulans akibat kecelakaan yang mencapai Rp1,5 juta.
Melalui program ini, Jasindo berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik tanpa khawatir untuk meninggalkan rumah selama periode libur Lebaran.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan produk perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi di Indonesia.
“Kami melihat kebutuhan perlindungan masyarakat terus berkembang, termasuk pada momentum dengan mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran,” tuturnya.
(Febrina Ratna Iskana)