Ia menambahkan bahwa transformasi digital yang dijalankan BRI tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem. Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan transaksi yang terus meningkat.
Peningkatan kinerja BRImo tersebut juga turut memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Aktivitas transaksi digital yang terus tumbuh berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi penting bagi fungsi intermediasi perbankan. Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.
Selain memperkuat fungsi transaksi, BRImo juga terus dikembangkan sebagai pusat layanan finansial terintegrasi. Penguatan fitur dan sistem dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan aplikasi mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus menjaga aspek keamanan dan keandalan layanan digital.
(Shifa Nurhaliza Putri)