AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Laba Bersih Bank Woori (BWS) Naik 7,41 Persen di 2020

BANKING
Faorick Pakpahan
Selasa, 30 Maret 2021 21:31 WIB
BWS juga terus fokus pada pengembangan pembiayaan segmen ritel dan berusaha mencapai efisiensi di berbagai aspek operasional.
Laba Bersih Bank Woori (BWS) Naik 7,41 Persen di 2020 (FOTO:MNC Media)
Laba Bersih Bank Woori (BWS) Naik 7,41 Persen di 2020 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk (BWS) mencatatkan pada akhir 2020, laba bersih BWS naik menjadi sebesar Rp536,001 miliar atau tumbuh 7,41% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp499,791 miliar. 

"Sehingga, laba per saham dasar naik menjadi senilai Rp81,45 atau tumbuh 7,24% dibanding akhir 2019 yang tercatat senilai Rp75,95," terang Direktur BWS Sadhana Priatmadja dalam keterangan pers, Selasa (30/3/2021).  

Tidak hanya itu, BWS juga resmi masuk ke dalam kelompok bank umum kelompok usaha (BUKU) III pada awal 2021 melalui surat keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 8 Februari 2021. 

Raihan itu diraih lantaran pada Desember 2020 lalu, bank bersandi saham SDRA ini berhasil mengerek modal inti dari Rp4,6 triliun di 2019 menjadi Rp5,2 triliun di akhir 2020.   

Keberhasilan itu juga disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di kantor pusatnya di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (30/3). 

Sadhana mengaku banyak  tantangan yang harus dilalui BWS. Namun, hal tersebut tidak membuat BWS berdiam diri dan terus meningkatkan kinerja yang maksimal.  

Lesunya industri perbankan akibat pandemi Covid-19 ditahun 2020 tidak mempengaruhi pencapaian kinerja BWS. 

Pencapaian ini juga diikuti oleh perbaikan pada indikator-indikator penting lainnya termasuk pertumbuhan pada aset, kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK). BWS mencatatkan rasio-rasio utama seperti rasio profitabilitas diantaranya Return On Equity (ROE) yang mencapai 10,98% dan rasio Return On Asset (ROA) mencapai 1,84%.  

Bersamaan dengan pengembangan bisnis, BWS juga tetap fokus terhadap peningkatan kualitas aset. Selama 2020,  menghasilkan tingkat Non Performing Loan (NPL) baik Gross maupun Net membaik masing-masing menjadi 1,12% dan  0,55%.  

"Ini merupakan momentum pencapaian positif bagi BWS untuk terus berinovasi. Pencapaian ini semua menjadi pembuktian tersendiri atas kerja keras BWS dalam mempertahankan kinerja yang baik dengan terus mengembangkan bisnis yang terarah dan fokus pada peningkatan kualitas kredit," ujar dia.  

BWS juga terus fokus pada pengembangan pembiayaan segmen ritel dan berusaha mencapai efisiensi di berbagai aspek operasional. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD