sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Modal Asing Masuk Rp131 Triliun, BI Perkuat Insentif Hedging

Banking editor Anggie Ariesta
30/09/2026 20:24 WIB
Arus modal asing masih menunjukkan kinerja positif, terutama pada pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Modal Asing Masuk Rp131 Triliun, BI Perkuat Insentif Hedging (Foto: iNews Media Gorup)
Modal Asing Masuk Rp131 Triliun, BI Perkuat Insentif Hedging (Foto: iNews Media Gorup)

Erwin mengatakan arus modal asing secara kuartalan sempat mengalami penyesuaian seiring perubahan preferensi investor global. Namun, minat terhadap instrumen domestik kembali menguat pada lelang instrumen moneter terakhir, meskipun imbal hasil (yield) berada di kisaran 6,76 persen.

“Sebagaimana umumnya investor, ketika ada harga di satu aset meningkat, harga imbalan di satu aset meningkat sementara imbalan di aset lain tetap, mereka tentu akan rethinking di dalam keputusan portofolio,” tutur Erwin.

BI Perkuat Insentif Hedging

Kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin pada September 2026 turut mendorong perubahan alokasi portofolio investor global. Untuk menjaga daya tarik aset berbasis Rupiah, BI memperkuat fasilitas insentif lindung nilai (hedging).

Insentif tersebut diberikan melalui instrumen Swap Lindung Nilai dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dengan skema bertingkat berdasarkan tenor.

Untuk instrumen Swap, insentif ditetapkan sebesar 15 persen untuk tenor 3 bulan, 20 persen untuk tenor 6 bulan, dan 25 persen untuk tenor 12 bulan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement