AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Penyaluran Kredit BCA Capai Rp586,8 Triliun di Kuartal I-2021

BANKING
Shifa Nurhaliza
Kamis, 22 April 2021 17:21 WIB
Direktur Utama BCA Jahja Setiaadmadja mengatakan, kredit korporasi mencapai Rp262,6 triliun di Maret 2021, naik 0,9% yoy.
Penyaluran Kredit BCA Capai Rp586,8 Triliun di Kuartal I-2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada triwulan I 2021. 

Selaras dengan komitmen BCA untuk meningkatkan pembiayaan, fasilitas kredit untuk bisnis naik hingga 6% year on year. Meski demikian, aktivitas bisnis yang belum pulih sepenuhnya menyebabkan fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga total kredit BCA terkoreksi menjadi Rp586,8 triliun di akhir Maret 2021. 

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja mengatakan, kredit korporasi mencapai Rp262,6 triliun di Maret 2021, naik 0,9% yoy. 

"Sementara itu, kredit komersial dan UKM turun 6,4% yoy menjadi Rp178,9 triliun. Total kredit konsumer terkontraksi 10% yoy menjadi Rp139,5 triliun," ujarnya, Kamis (22/4/2021). 

Pada portofolio kredit konsumer, KPR turun 3,4% YoY menjadi Rp89,4 triliun, serta KKB berkurang 23,7% yoy menjadi Rp36,0 triliun. Saldo outstanding kartu kredit turun 10,2% YoY ke Rp11,1 triliun. 

Pengajuan aplikasi kredit konsumer baru dari BCA Online Expoversary diharapkan akan berkontribusi bagi penyaluran kredit baru pada triwulan II tahun ini. Dari total portofolio kredit, sekitar 21,4% atau Rp126,0 triliun merupakan portofolio kredit keuangan berkelanjutan. 

Jahja melanjutkan, dari sisi dana pihak ketiga, BCA berhasil membukukan kinerja yang kuat pada triwulan I 2021. Current account and savings account (CASA) naik 15,4% yoy mencapai Rp655,8 triliun, berkontribusi bagi kenaikan total dana pihak ketiga yang sebesar 14,6% yoy menjadi Rp849,4 triliun. 

"Sementara itu, deposito berjangka meningkat 12,2% yoy menjadi Rp193,6 triliun," tukas dia. Kuatnya pertumbuhan dana pihak ketiga mendorong total aset tumbuh 12,1% yoy menjadi Rp1.090,4 triliun di akhir Maret 2021. 

(SANDY)

Sejalan dengan perekonomian yang berangsur pulih dari pandemi, emiten berkode saham BBCA mencatatkan kredit korporasi mencapai Rp262,6 triliun di Maret 2021, atau naik 0,9% YoY. 

Sementara itu, kredit komersial dan UKM turun 6,4% YoY menjadi Rp178,9 triliun. Dengan demikian, total kredit konsumer terkontraksi 10% YoY menjadi Rp139,5 triliun. 

Sementara, pada portofolio kredit konsumer, KPR turun 3,4% YoY menjadi Rp89,4 triliun, serta KKB berkurang 23,7% YoY menjadi Rp36,0 triliun. Saldo outstanding kartu kredit turun 10,2% YoY ke Rp11,1 triliun. 

"Pengajuan aplikasi kredit konsumer baru dari BCA Online Expoversary diharapkan akan berkontribusi bagi penyaluran kredit baru pada triwulan II tahun ini," tutur Kamis (22/4/2021). 

Dari total portofolio kredit, sekitar 21,4% atau Rp126,0 triliun merupakan portofolio kredit keuangan berkelanjutan. 

Dari sisi dana pihak ketiga, BCA berhasil membukukan kinerja yang kuat pada triwulan I 2021. Current account and savings account (CASA) naik 15,4% YoY mencapai Rp655,8 triliun, berkontribusi bagi kenaikan total dana pihak ketiga yang sebesar 14,6% YoY menjadi Rp849,4 triliun. 

Sementara itu, deposito berjangka meningkat 12,2% YoY menjadi Rp193,6 triliun. Kuatnya pertumbuhan dana pihak ketiga mendorong total aset tumbuh 12,1% YoY menjadi Rp1.090,4 triliun di akhir Maret 2021.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD