IDXChannel - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) mencatatkan realisasi penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun sepanjang 2025 atau mengalami peningkatan 9,35 persen.
WOM Finance juga melaporkan total aset perusahaan menjadi sebesar Rp7,37 triliun atau meningkat 6,08 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
"Total ekuitas tercatat sebesar Rp1,98 triliun, tumbuh sebesar 4,81 persen. WOM Finance sendiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp142,55 miliar dengan Return on Assets (ROA) sebesar 2,41 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 7,45 persen," kata Direktur Keuangan WOM Finance, Cincin Lisa Hadi Rabu (25/2/2026).
Dia menambahkan bahwa sepanjang tahun 2025, WOM Finance telah melaksanakan berbagai langkah strategi untuk memperkuat struktur pendanaan.
Hal ini tercermin dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp1,50 triliun melalui mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), serta perolehan fasilitas pinjaman kredit dari perbankan sebesar Rp 1,65 triliun.
Ke depannya, WOM Finance tetap optimistis mempertahankan kinerja positif melalui
pengembangan layanan digital, penerapan strategi bisnis yang tepat, peningkatan kualitas
pembiayaan, efisiensi biaya, serta penguatan jaringan bisnis.
Di tengah dinamika pasar dan perubahan perilaku konsumen, WOM Finance akan terus menyesuaikan strategi bisnis secara
adaptif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin.
"Strategi tersebut diharapkan semakin memperkuat fundamental operasional serta menjaga posisi WOM Finance di industri pembiayaan nasional," tuturnya.
WOM Finance secara konsisten menjalankan strategi bisnis yang terarah, antara lain melalui pengembangan layanan digital serta melakukan ekspansi secara selektif di wilayahwilayah potensial. "Langkah-langkah strategis ini merupakan wujud komitmen WOM Finance
untuk memberikan akses terhadap produk Perusahaan Pembiayaan kepada masyarakat secara lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar.
Dia menyampaikan bahwa sepanjang
tahun 2025, WOM Finance secara konsisten menjaga kualitas pembiayaan dengan baik. Hal ini tercermin dari rasio NPF-Gross yang tercatat sebesar 2,17 persen dengan NPF-Net sebesar 0.95 persen.
“Pengelolaan risiko yang disiplin serta penerapan strategi bisnis yang tepat menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan Perusahaan. Capaian ini menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Djaja.
(kunthi fahmar sandy)