AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20096.96
-0.37%
-74.31
N225
26703.31
0.1%
+25.51
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Perbaiki NPL, Kinerja Kredit Bank MAS (MASB) Tembus Rp7,88 Triliun

BANKING
Anggie Ariesta
Senin, 09 Mei 2022 15:47 WIB
pihak manajemen mengklaim bahwa prinsip kehati-hatian dan azas prudentialitas tetap menjadi prioritas bagi bank dengan kode saham MASB tersebut.
Perbaiki NPL, Kinerja Kredit Bank MAS (MASB) Tembus Rp7,88 Triliun (foto: MNC Media)
Perbaiki NPL, Kinerja Kredit Bank MAS (MASB) Tembus Rp7,88 Triliun (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Multiarta Sentosa Tbk atau Bank MAS berhasil membukukan kinerja penyaluran kredit sebesar Rp7,88 triliun di sepanjang tahun 2021 lalu. Capaian tersebut terhitung tumbuh tipis sebesar 5,31 persen dibanding realisasi kredit pada tahun sebelumnya yang masih sebesar Rp7,49 triliun.

Meski sukses mendongkrak kinerja kredit di tengah tekanan pandemi COVID-19, pihak manajemen mengklaim bahwa prinsip kehati-hatian dan azas prudentialitas tetap menjadi prioritas bagi bank dengan kode saham MASB tersebut. Karenanya, seiring dengan pertumbuhan kredit, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perusahaan juga turut membaik signifikan.

"NPL Bank MAS juga membaik, rasio NPL Net di tahun 2021 menjadi 0,51 persen dibandingkan tahun 2020 dengan rasio 1,9 persen," ujar Direktur Utama Bank MAS, Ho Danny Hartono, dalam Public Expose perusahaan, Senin (9/5/2022).

Sedangkan untuk Rasio NPL gross sebesar 2,48 persen di tahun 2021 dibandingkan dengan 3,66 persen NPL gross di tahun 2020.

Bank MAS mampu menjaga rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di akhir tahun 2021 mencapai 26,42 persen, jauh di atas level yang disyaratkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) Bank Mas tercatat sebesar 78,68 persen.

Menurut Danny, fokus Bank MAS tahun 2022 adalah memperkuat struktur permodalan sesuai dengan ketentuan regulator bertujuan agar Bank dapat bertumbuh secara sehat dengan penukaran waran yang diberikan saat IPO.

"Kami juga terus mengakselerasi pengembangan platform digital yang sudah dimiliki Bank MAS untuk memperluas akuisisi nasabah melalui inovasi produk pinjaman dan simpanan, serta mendukung pengembangan usaha nasabah melalui peningkatan volume kredit," ungkap Danny.

Adapun sepanjang 2021, Bank MAS dapat memberikan kinerja keuangan yang baik, serta pertumbuhan yang sehat. Bank MAS membukukan peningkatan laba sebesar 96,99 persen atau mencapai Rp 213,13 miliar yang didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 39 persen serta ditambah dengan peningkatan dari pendapatan operasional lainnya sebesar 192 persen dan beban operasional meningkat sembilan persen.

Bank MAS mencatatkan pertumbuhan DPK sebesar sebesar 4,44 persen, yaitu menjadi Rp20,17 triliun dari Rp19,32 triliun pada tahun sebelumnya. Hal ini ditopang dari pertumbuhan Tabungan sebesar 43,09 persen mencapai Rp1,60 triliun, Deposito tumbuh sebesar 4,62 persen mencapai Rp13,47 triliun dan Giro sedikit menurun 4,07 persen menjadi Rp 5,11 triliun. 
Pertumbuhan tabungan ini ditopang dari layanan digital dimana Bank MAS mulai menawarkan online onboarding, pembukaan rekening secara digital tanpa nasabah datang ke cabang. Selain melakukan paparan publik, Bank MAS menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan agenda pengangkatan Rahmat Bagas Santoso sebagai direktur dan menyetujui pengunduran diri Nurjani Djunaedi.

Dengan demikian setelah ditutupnya RUPST, maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Juwita Ekawati Winoto
Komisaris : Tommy Mukdani
Komisaris : Nancy Herawati

Direksi
Direktur Utama : Danny Hartono
Direktur : Budi Afandi Winoto
Direktur : Fely Retnowati
Direktur : Iwan Yuda Pramudhi
Direktur : Haryati Lawidjaja
Direktur : Rahmat Bagas Santoso 

(TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD