Lanny menjelaskan bahwa di tengah situasi ekonomi yang dinamis, BCA Digital berhasil membukukan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 63 persen pada Juni 2025 (year on year/YoY).
Sementara, selama empat tahun terakhir, Kredivo juga sukses mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 35 persen, dengan rata-rata frekuensi penggunaan lebih dari empat kali dalam sebulan per pengguna.
Angka tersebut mencerminkan loyalitas yang tinggi dari para pengguna serta kebutuhan nyata terhadap pembiayaan yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
Meski tumbuh pesat, kedua perusahaan tetap konsisten dalam menjaga kualitas kredit dengan NPL di bawah rata-rata industri, yang menegaskan fundamental bisnis dan manajemen risiko yang kuat.
"Kemitraan strategis ini juga bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 pada Oktober, yang merupakan inisiatif OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam memperluas akses keuangan nasional," ujar Lanny.