Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Padmosukarso merespons arahan Menteri Keuangan dengan menegaskan kesiapan LPEI untuk terus bertransformasi mengisikan celah pasar (fill in the market gap) yang belum terlayani sepenuhnya oleh perbankan komersial. Memasuki usia 17 tahun sejak dibentuk lewat UU No. 2 Tahun 2009, LPEI memperkuat fokusnya pada Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability.
“Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability,” katanya..
Sukatmo menjelaskan bahwa LPEI siap menjalankan mandat penugasan khusus (countercyclical) untuk menyokong sektor-sektor strategis yang diamanatkan pemerintah di tengah gejolak rantai pasok dan ketidakpastian geopolitik global.
“Di tengah meningkatnya ketidakpastian perdagangan akibat dinamika geopolitik dan ekonomi global, LPEI juga siap mendukung sektor lain yang membutuhkan intervensi kebijakan sesuai mandat countercyclical lembaga,” ujar Sukatmo.
Secara rekam jejak, LPEI telah memfasilitasi berbagai proyek ekspor strategis dan penetrasi ke pasar non-tradisional, seperti penjaminan proyek kontraktor Indonesia di Arab Saudi dan Malaysia, pembiayaan buyers credit gerbong kereta PT INKA ke Bangladesh dan Selandia Baru, ekspor pesawat PT Dirgantara Indonesia ke Afrika dan Asia Tenggara, hingga ekspansi produk farmasi dan kuliner lokal melalui program Indonesia Spice Up the World.
(Rahmat Fiansyah)