sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Sentuh Rp17.300, BI Tingkatkan Intensitas Intervensi dan Perkuat Instrumen Moneter

Banking editor Anggie Ariesta
23/04/2026 13:33 WIB
BI menyatakan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan hebat akibat meningkatnya ketidakpastian global.
Rupiah Sentuh Rp17.300, BI Tingkatkan Intensitas Intervensi dan Perkuat Instrumen Moneter. (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Sentuh Rp17.300, BI Tingkatkan Intensitas Intervensi dan Perkuat Instrumen Moneter. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) menyatakan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan hebat akibat meningkatnya ketidakpastian global. Langkah ini diambil seiring dengan pergerakan mata uang Garuda yang pagi ini sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar AS.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menjelaskan bahwa tekanan yang terjadi pada rupiah tidak terlepas dari sentimen global yang juga menghantam mata uang di kawasan regional. 

Meski mengalami tekanan, BI menilai pelemahan rupiah secara tahun berjalan masih berada dalam rentang yang sejalan dengan mata uang kawasan lainnya.

"Tekanan terhadap rupiah hari ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional. Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54 persen," ujar Destry melalui keterangan resmi Departemen Komunikasi BI, Kamis (23/4/2026).

Menghadapi volatilitas yang tinggi, Bank Indonesia menegaskan telah meningkatkan intensitas intervensi. Strategi stabilisasi dilakukan melalui pendekatan triple intervention, baik di pasar domestik maupun luar negeri (offshore).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement