Suahasil menerangkan, daya tahan ekonomi nasional didukung oleh pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang konsisten serta fungsi intermediasi lembaga keuangan yang berjalan optimal.
"KSSK bertemu rapat berkala tiga bulan dan minggu lalu menyelenggarakan rapat keempat tahun 2026 untuk melaporkan dan mendiskusikan stabilitas sistem keuangan kuartal III-2026, untuk Juli sampai September," ujar Suahasil.
Lebih lanjut, Suahasil mengungkapkan, memasuki Oktober 2026, dinamika ketidakpastian pasar mengalami peningkatan cukup signifikan. Eskalasi konflik geopolitik internasional mendorong lonjakan harga komoditas energi global sekaligus memperketat ruang kebijakan moneter dunia.
Di ranah domestik, tekanan ekonomi diperberat oleh kondisi likuiditas yang cenderung mengetat serta volatilitas di pasar modal akibat respon pelaku pasar atas isu revaluasi status klasifikasi pasar oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).