IDXChannel - Instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara mendominasi hampir separuh dari portfolio industri asuransi syariah.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat produk investasi masih menjadi pilihan utama dalam portofolio industri sebesar 43 persen hingga akhir Oktober 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyebutkan kontribusi investasi asuransi syariah terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun.
"Per akhir Oktober 2025 portofolio investasi perusahaan asuransi dan reasuransi syariah didominasi oleh SBSN yang mencapai 43 persen," ujarnya di Jakarta, dikutip Minggu (30/11/2025).
Selain SBSN, industri juga menempatkan dana pada beberapa instrumen lain dengan porsi yang lebih kecil.