IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat likuiditas pasar modal Indonesia melalui berbagai langkah strategis, termasuk pengembangan instrumen investasi baru serta penguatan regulasi pasar.
Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Efek dan Layanan Urun Dana OJK Adi Wijoyo mengatakan, likuiditas menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kualitas dan daya saing pasar modal di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Dia menjelaskan, kondisi pasar modal saat ini menghadapi persaingan yang semakin ketat serta tuntutan transparansi yang lebih tinggi dari para investor.
“Kondisi pasar modal saat ini berlangsung sangat dinamis. Oleh karena itu persaingan dan ekspektasi dari investor terhadap transparansi semakin tinggi, serta standar tata kelola juga semakin dituntut untuk lebih transparan dan meningkat,” ujarnya dalam acara Investor Gathering 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (5/3/2026).