AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Terus Bertumbuh, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kini di Posisi ke-7 Bank Nasional RI

BANKING
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 09 April 2021 17:26 WIB
Ranking BSI yang sebelumnya di posisi 20 atau 30, setelah merger ranking bank syariah langsung melonjak di posisi 7 secara nasional.
Terus Bertumbuh, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kini di Posisi ke-7 Bank Nasional RI. (Foto : MNC Media)
Terus Bertumbuh, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kini di Posisi ke-7 Bank Nasional RI. (Foto : MNC Media)

IDXChannel – Demi mewujudkan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, Pemerintah beberapa waktu lalu telah membentuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) (BRIS), melalui penggabungan tiga bank syariah milik Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) serta diharapkan akan menduduki posisi teratas di industri perbankan nasional dan dunia.

“Jadi kita tuh bergabung dari 3 Bank Syariah yang menyebabkan kita naik ranking. Ranking kita yang sebelumnya di posisi 20 atau 30, tapi setelah merger ranking bank syariah langsung melonjak di posisi 7 secara nasional dan didalamnya itu juga ada bank konvensional,” ungkap Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Abdullah Firman Wibowo, dalam IDX Channel Sharia Fair 2021, Senin (5/4/2021).

Sekadar informasi, aset BRIS sudah mencapai Rp240 triliun yang menempatkan emiten pada posisi bank dengan aset terbesar di posisi ke-7 di Indonesia. Dari data dari Equity Daily Trading Publication Bursa Efek Indonesia (BEI) per 24 Februari 2021, nilai kapitalisasi pasar emiten kode saham BRIS sebesar Rp115 triliun.

Hasil merger tiga bank syariah BUMN itu mampu menghasilkan aset Rp240 triliun atau setara 16,78 miliar dolar AS. Dengan jumlah aset tersebut diyakini bisa masuk dalam jajaran 10 bank syariah terbesar di dunia.

“Dengan pembentukan ini juga BSI diharapkan tidak hanya melayani transaksi pada tingkat korporasi besar saja. Namun kalau terkait tantangan setelah kami melakukan merger tentu ada, yakni bagaimana kita melakukan konsolidasi operasional. Karena ini kan tidak mudah,” tegasnya.

Pembentukan BSI ini, diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM sampai skala besar di tingkat korporasi baik di dalam maupun luar negeri. (adv)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD