IDXChannel – PT Bank Mega Syariah mengumumkan capaian kinerjanya di sepanjang semester I-2026 dengan hasil yang positif.
Salah satu yang bisa dijadikan tolok ukur, di antaranya, terkait capaian pembiayaan pembiayaan segmen komersial yang hingga Juni 2026 tercatat lebih dari Rp5,9 triliun, atau tumbuh 4,11 persen realisasi kinerja pada periode sama tahun 2025 lalu.
"Pertumbuhan positif tersebut ditopang oleh pembiayaan korporasi yang meningkat 1,9 persen menjadi lebih dari Rp4,5 triliun, serta pembiayaan business banking yang tumbuh 11,5 persen menjadi lebih dari Rp1,4 triliun," ujar Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, Rasmoro Pramono Aji, dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2026).
Menurut Rasmoro, pembiayaan komersial berkontribusi sebesar 58,7 persen terhadap total portofolio pembiayaan Bank Mega Syariah.
Secara keseluruhan, total pembiayaan Bank Mega Syariah mencapai lebih dari Rp10 triliun pada Juni 2026, meningkat 6,12 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kinerja tersebut didukung oleh komitmen Bank dalam memperluas kerja sama pembiayaan dengan berbagai mitra strategis.
Salah satunya, Bank Mega Syariah menjalin kerja sama dengan PT Pulo Mas Jaya (PMJ) dalam penyediaan fasilitas pembiayaan syariah untuk mendukung penyelesaian pembangunan PMJ Tower di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur.
Melalui kerja sama ini, Bank Mega Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan dengan skema Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) dengan plafon hingga Rp180 miliar. Fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung penyelesaian pembangunan PMJ Tower.
Rasmoro menjelaskan bahwa kerja sama tersebut mencerminkan komitmen Bank Mega Syariah untuk berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Bank Mega Syariah siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh entitas di bawahnya dalam mendukung berbagai agenda pembangunan yang memiliki nilai manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Jakarta," ujar Rasmoro.
Menurut Rasmoro, Bank Mega Syariah memiliki pengalaman dan kapasitas pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Di lain pihak, dukungan ekosistem CT Corp juga menjadi salah satu kekuatan Bank Mega Syariah dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang amanah, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah.
"Kami berharap kerja sama dengan PT Pulo Mas Jaya ini dapat menjadi langkah awal bagi hubungan kemitraan yang semakin luas dan berkelanjutan antara Bank Mega Syariah dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta seluruh Badan Usaha Milik Daerah di lingkungan Jakarta," ujar Rasmoro.
PMJ Tower sendiri merupakan proyek bangunan 17 lantai yang dikembangkan dengan konsep kawasan multifungsi.
Lantai satu hingga tiga direncanakan sebagai area komersial, sedangkan lantai empat hingga sembilan telah dialokasikan untuk fasilitas kesehatan. Sementara, lantai 10 hingga 17 direncanakan untuk dikembangkan dan dikelola sebagai condotel.
Pengembangan condotel tersebut direncanakan memiliki sekitar 26 kamar pada setiap lantai. Kehadiran fasilitas komersial, kesehatan, dan akomodasi dalam satu kawasan diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan Pulo Mas.
(taufan sukma)