sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Soroti Penurunan Likuiditas di Sejumlah Kelompok Bank, Ini Penyebabnya

Banking editor Anggie Ariesta
28/08/2026 14:53 WIB
Penyaluran kredit perbankan mencatatkan pertumbuhan 13,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sementara penghimpunan DPK hanya tumbuh sebesar 7,7 persen.
BI Soroti Penurunan Likuiditas di Sejumlah Kelompok Bank, Ini Penyebabnya. Foto: iNews Media Group.
BI Soroti Penurunan Likuiditas di Sejumlah Kelompok Bank, Ini Penyebabnya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) menegaskan kondisi likuiditas perbankan secara umum masih cukup memadai. Meski demikian, otoritas moneter mencatat adanya tren penurunan likuiditas di beberapa kelompok bank, termasuk kelompok Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Direktur Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Alexander Lubis menjelaskan ketimpangan tersebut dipicu laju pertumbuhan pembiayaan atau kredit yang bergerak lebih kencang dibandingkan penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK).

“Karena pertumbuhan kredit lebih cepat daripada pertumbuhan DPK-nya. Maka, meskipun likuiditas secara umum tetap memadai, namun mulai menemukan sejumlah kelompok bank itu mulai mengalami penurunan,” kata Alex dalam Taklimat Media, Jumat (28/8/2026).

Pada Juli 2026, penyaluran kredit perbankan mencatatkan pertumbuhan 13,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sementara penghimpunan DPK hanya tumbuh sebesar 7,7 persen yoy.

Secara industri, ketahanan sektor perbankan tetap ditopang oleh kecukupan modal yang kuat, risiko kredit yang terkendali, serta stabilitas rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang berada di level 23,10 persen pada Juli 2026. Meski begitu, pergerakan likuiditas antar-kelompok bank menunjukkan tren berlawanan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement