IDXChannel - Bank Indonesia (BI) menyatakan, jumlah uang beredar tetap tumbuh tinggi sejalan dengan kebijakan bank sentral untuk mendorong efektivitas ekspansi likuiditas moneter guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, pertumbuhan M0 (uang primer) pada Januari 2026 tetap tinggi yakni 11,0 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2025 sebesar 11,4 persen (yoy).
"Dari komponennya, pertumbuhan M0 pada Januari 2026 dipengaruhi oleh tetap tingginya pertumbuhan uang kartal sejalan dengan peningkatan kegiatan ekonomi dan besarnya giro bank di Bank Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Lebih lanjut, kata Perry, faktor yang memengaruhi tetap tingginya pertumbuhan M0 pada Januari 2026, yakni didukung oleh meningkatnya operasi keuangan pemerintah sejalan dengan stimulus fiskal serta ekspansi moneter.