sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga Sebut Investasi KEK Tembus Rp382,1 Triliun, Serap 302 Ribu Pekerja

Economics editor Tangguh Yudha
21/10/2026 13:28 WIB
Pemerintah akan terus mendorong pengembangan KEK untuk meningkatkan investasi, memperluas lapangan kerja, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Airlangga Sebut Investasi KEK Tembus Rp382,1 Triliun, Serap 302 Ribu Pekerja. Foto: iNews Media Group.
Airlangga Sebut Investasi KEK Tembus Rp382,1 Triliun, Serap 302 Ribu Pekerja. Foto: iNews Media Group.

Airlangga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mencapai 7,5 persen apabila ICOR nasional dapat ditekan ke level 4, dengan rasio investasi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 30 persen.

"Jadi kalau sekarang dengan investasi sekitar 30 persen dari PDB, kalau ICOR kita sekitar 4 saja, maka pertumbuhan 7,5 persen itu bisa dicapai," ucapnya.

Lebih lanjut, Airlangga menyoroti sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan melalui KEK, salah satunya kesehatan. Pengembangan KEK kesehatan di Bali, sekitar Jakarta, dan Batam dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang selama ini memilih berobat ke luar negeri.

“Begitu juga beberapa sektor yang potensial termasuk kesehatan yang kita sudah punya di Bali maupun di sekitar Jakarta dan juga di Batam, ini punya potensi untuk substitusi kepada orang Indonesia yang berobat ke luar negeri, itu spending-nya sekitar Rp150 triliun dan ini yang bisa kita substitusi dengan KEK-KEK yang ada," kata Airlangga.

Selain kesehatan, sektor pariwisata juga menjadi salah satu andalan pengembangan KEK. Airlangga menyebut pendapatan dan devisa dari sektor pariwisata mencapai hampir setara dengan nilai ekspor komoditas unggulan Indonesia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement