Namun, pada aturan terbaru tidak mencakup model drone maupun router yang telah beredar sebelumnya.
Pada Oktober, FCC melalui pemungutan suara memutuskan menghentikan persetujuan baru bagi perangkat yang menggunakan komponen dari perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar pengawasannya, serta memberi kewenangan kepada lembaga tersebut untuk melarang penggunaan peralatan yang sebelumnya telah disetujui dalam kondisi tertentu.
Hikvision menggugat keputusan tersebut pada Desember dengan alasan FCC telah melampaui kewenangannya dan tidak memiliki dasar yang memadai untuk menerapkan kebijakan tersebut.
Selain itu, FCC juga sedang mempertimbangkan untuk melarang operator telekomunikasi AS melakukan interkoneksi dengan perusahaan telekomunikasi China. Jika diterapkan, kebijakan itu pada praktiknya akan melarang perusahaan telekomunikasi China mengoperasikan pusat data di AS.
(NIA DEVIYANA)