IDXChannel – Kinerja ekspor batu bara Indonesia mencatat pertumbuhan kuat pada Juni 2026, didorong oleh meningkatnya permintaan dari China serta kenaikan harga komoditas di pasar global.
Berdasarkan riset Office of Chief Economist Bank Mandiri yang dipublikasikan melalui situs resmi perseroan, volume ekspor batu bara Indonesia mencapai 40,1 juta ton pada Juni 2026, meningkat 14,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan 34,9 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi nilai, ekspor melonjak lebih tinggi. Nilai ekspor batu bara tercatat USD3 miliar, naik 46,8 persen yoy dari USD2 miliar pada Juni 2025. Bank Mandiri menyebut kenaikan tersebut terutama didorong oleh penguatan harga batu bara di tengah dinamika geopolitik global.
China tetap menjadi tujuan ekspor terbesar batu bara Indonesia. Pangsa ekspor ke negara tersebut mencapai 41,8 persen dari total volume pada Juni 2026, meningkat signifikan dibandingkan 31,7 persen pada Juni 2025.
Kenaikan itu sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi di Negeri Tirai Bambu. Total impor batu bara China mencapai 42,8 juta ton pada Juni 2026, atau tumbuh 29,5 persen yoy dari 33 juta ton setahun sebelumnya.