AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Aturan Terbaru, Tes PCR Penumpang Pesawat di Jawa Bali Berlaku 3x24 Jam

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Kamis, 28 Oktober 2021 21:08 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan perubahan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 terkait PCR.
Aturan Terbaru, Tes PCR Penumpang Pesawat di Jawa Bali Berlaku 3x24 Jam (Dok.MNC Media)
Aturan Terbaru, Tes PCR Penumpang Pesawat di Jawa Bali Berlaku 3x24 Jam (Dok.MNC Media)

IDXChannel- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Republik Indonesia dan untuk tertib pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 (tiga), Level 2 (dua), dan Level 1 (satu) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Di Wilayah Jawa dan Bali.

Menteri Tito menerbitkan Perubahan terhadap Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021, berkenaan dengan hal tersebut diinstruksikan bahwa hasil tes PCR kini berlaku selama 3 hari atau 3x24 jam.

“Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:
2) menunjukkan:
a. PCR (H-3) untuk pesawat udara yang masuk/keluar wilayah Jawa dan Bali;
b. PCR (H-3) untuk pesawat udara antarwilayah Jawa dan Bali; atau
c. Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kapal laut, dan kereta api,” demikian bunyi yang termaktub di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021.

Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 27 Oktober 2021 sampai dengan tanggal 1 November 2021.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD