Dia menilai pengembangan industri berbasis bahan baku lokal menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.
Bahlil menjelaskan, pemerintah akan mendorong pembentukan pasar bagi produk bioetanol melalui kebijakan mandatori atau kewajiban penggunaan etanol dalam campuran bahan bakar. Dalam skema tersebut, PT Pertamina (Persero) disiapkan menjadi pihak yang menyerap produksi etanol yang dihasilkan di dalam negeri.
"Seluruh etanol yang akan diambil itu offtaker -nya Pertamina, karena kita akan bikin mandatori. Ini dalam rangka strategi untuk mengurangi impor BBM di negara kita," ujarnya.
Kepastian pasar melalui skema penyerapan tersebut diharapkan dapat mendorong investasi pada industri bioetanol. Di sisi hulu, kebutuhan bahan baku juga berpotensi membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha pertanian untuk memasok komoditas bagi industri pengolahan.