AALI
8450
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1220
ACES
1310
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2740
ADHI
920
ADMF
7675
ADMG
218
ADRO
1400
AGAR
368
AGII
1385
AGRO
2320
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
70
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4070
AKSI
420
ALDO
725
ALKA
272
ALMI
238
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.17
0.3%
+1.40
IHSG
6133.47
0.41%
+25.21
LQ45
864.97
0.32%
+2.79
HSI
24759.28
2.22%
+537.74
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
806,781 / gram

Bank Indonesia Ungkap Optimisme Konsumen Meningkat di Mei 2021

ECONOMICS
Michelle Natalia
Rabu, 09 Juni 2021 10:32 WIB
Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi terus menguat.
Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi terus menguat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada Mei 2021 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi terus menguat. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen1 (IKK) Mei 2021 sebesar 104,4, meningkat dibandingkan dengan IKK April 2021 sebesar 101,5. 

Direktur Eksekutif Komunukasi BI Erwin Haryono mengatakan keyakinan konsumen terpantau membaik pada sebagian besar kategori tingkat pengeluaran, tingkat pendidikan, dan kelompok usia responden. 

"Secara spasial, keyakinan konsumen membaik pada 6 kota yang disurvei, tertinggi di kota Medan, diikuti oleh Surabaya dan Manado," kata Erwin di Jakarta, Rabu (9/6/2021)

Berdasarkan hasil SK, penguatan optimisme konsumen pada Mei 2021 didorong oleh persepsi konsumen yang membaik terhadap kondisi ekonomi saat ini meskipun masih berada pada area pesimis (<100). Hal tersebut didorong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. 

Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan terpantau relatif stabil dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya. Ekspektasi ketersediaan lapangan kerja meningkat, sementara ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan penghasilan cukup kuat meskipun lebih rendah dibandingkan dengan level pada bulan sebelumnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD