AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

Bantah Covid-19 Tidak Mematikan, Epidemiolog Sebut Flu Tidak Sebabkan Kerusakan Organ!

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Rabu, 29 September 2021 11:02 WIB
Fakta ilmiah tentang perkembangan penyakit Covid-19 selama dan setelah infeksi (Long Covid) semakin menunjukkan bahwa penyakit ini tidak sama dengan flu.
Ilustrasi Covid-19
Ilustrasi Covid-19

IDXChannel - Masyarakat dunia dihebohkan oleh pernyataan dari Prof Dame Sarah Gilbert yang menyebut Covid-19 ke depan akan sama seperti flu biasa. Pencipta vaksin AstraZeneca tersebut menyebut bahwa Covid-19 tidak mungkin bermutasi menjadi varian yang jauh lebih mamatikan.

Pernyataan itu lantas menuai pro dan kontra di kalangan ilmuwan dan peneliti. Pakar Epidemiologi sekaligus Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman pun angkat suara terkait dengan pernyataan tersebut.

Menurutnya fakta ilmiah tentang perkembangan penyakit Covid-19 selama dan setelah infeksi (Long Covid) semakin menunjukkan bahwa penyakit ini tidak sama dengan flu. Ia pun menolak dengan tegas jika nantinya Covid-19 disamakan dengan flu biasa.

"Jadi sangat tidak tepat jika kita mengangap ini akan seperti flu dalam artian dampaknya, Kesamaannya antara lain dalam potensi covid menjadi endemic seperti halnya flu," ujar Dicky Budiman, kepada MNC Portal, Rabu (29/9/2021).

Selain itu menganggap Covid-19 sebagai flu biasa pun tidak atau bukan pilihan solusi yang tepat. Sebab, pemikiran membiarkan Covid-19 menjadi endemik akan memiliki banyak dampak buruk terhadap Kesehatan masyarakat dan juga kualitas SDM suatu bangsa. 

"Kita benar-benar perlu bekerja sama dengan cerdas dan cermat untuk mengendalikan Covid-19. Sekali lagi, ini bukan flu. Karena flu tidak menyebabkan kerusakan organ dan tidak juga memiliki dampak jangka panjang," tuntasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD