"Berarti ini ada penguatan kelistrikan juga karena dari energi baru terbarukan itu juga tidak ada dampak terhadap ini kebutuhan BBM dan juga terkait dengan pengadaan gasnya, itu justru ini lebih andal dan juga ini kita mengurangi penggunaan dan juga ya walaupun ada fluktuasi Rupiah ini tidak akan terganggu ketersediaan energi listrik khususnya," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun, meski gejolak fluktuasi rupiah tengah berlangsung.
"Kalau sampai sekarang itu ICP dunia kan naik turun, naik USD117, turun USD90, ada yang USD80 lebih, ada yang USD100. Rata-rata ICP kita sekarang itu kan kurang lebih sekitar USD80-USD81 terhitung dari Januari sampai sekarang," kata Bahlil pada 19 Mei lalu.
(Rahmat Fiansyah)