Direktur Utama IDSurvey Arisudono Soerono menyatakan, kerja sama ini merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas dan kepercayaan terhadap biochar Indonesia.
"IDSurvey menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk memperkuat infrastruktur mutu biochar Indonesia. Pengembangan laboratorium dan standar nasional yang kredibel akan meningkatkan kepercayaan pasar serta mendukung daya saing biochar Indonesia di tingkat internasional," ujarnya.
Dia menerangkan, perkembangan industri biochar tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi. Industri ini juga memerlukan konsistensi kualitas, metode pengujian yang dapat diperbandingkan, serta standar yang memperoleh kepercayaan dari pasar global.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, asosiasi, serta lembaga yang mampu memberikan pemastian terhadap kualitas, kepatuhan terhadap standar, dan keberlanjutan produk.
"Ke depan, perkembangan kebijakan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan pasar karbon akan semakin memperkuat hubungan antara agenda lingkungan dan kegiatan ekonomi," kata dia.