AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Bisnis Ikan Hias Meroket Semenjak Pandemi Covid-19

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti
Minggu, 12 September 2021 16:35 WIB
Kondisi ini menjadikan ikan hias sebagai salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan dengan untung besar.
Ikan cupang (ilustrasi Photo by Blend Hell on Unsplash)
Ikan cupang (ilustrasi Photo by Blend Hell on Unsplash)

IDXChannel – Pandemi Covid-19 membuat segala aktivitas masyarakat berubah. Hobi merajut, memelihara tanaman hias, sampai ke ikan pun dicoba. 

Bahkan, di tengah kondisi seperti saat ini, penggemar ikan hias terus meningkat. Kondisi ini menjadikan ikan hias sebagai salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan dengan untung besar.

Salah satunya dirasakan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cibinong Mandiri yang beralamat di Kampung Babakan Kulon, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Ketua kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cibinong Mandiri H. Lukman Hakim mengatakan, di masa pandemi budidaya ikan hias tidak pernah mengalami penurunan. Bahkan, bisnis ini mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah di masa pendemi seperti ini, budidaya ikan hias tidak pernah mengalami penurunan, malahan mengalami kenaikan. Alhamdulillah dari semenjak awal pandemi, harga ikan hias bisa baik sampai 100%,” katanya seperti dikutip dari akun Youtube resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Minggu (12/9/2021).

H. Lukman menjelaskan, dari hasil usaha budidaya ikan hias, ekonomi Pokdakan Cibinong Mandiri mengalami perubahan kenaikan drastis. Bahkan, sebagian kelompoknya ada yang sudah daftar haji dan punya rumah baru.

“Awal mulai usaha budidaya ikan hias sejak tahun 1999, komoditas ikan hias yang dibudidayakan, yakni ikan koi dan gurame padang. Pokdakan Cibinong Mandiri dengan modal mandiri. Selain itu, juga ada bantuan seperti benih ikan hias dan nantinya di Kampung Babakan Kulon rencananya akan mendapatkan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni program Kampung Ikan Hias,” jelas dia.

Lanjutnya, ada beberapa keuntungan yang didapat saat melakukan bisnis ikan hias. Pertama, cara budidaya yang sangat mudah dan tidak terlalu berat. Kedua, modal dan biaya operasionalnya tidak terlalu mahal. Terakhir, keuntungan yang sangat lumayan.

“Melalui budidaya ikan hias koi, Pokdakan Cibinong Mandiri bisa memperoleh keuntungan dengan misalnya memiliki 2-3 kolam, padat tebar 1.000 ekor per kolam, harga jual sekitar Rp4.000-5.000 per ekor, maka dapat diperoleh penghasilan sekitar Rp10 juta – 15juta,” tutur H. Lukman.

“Sementara budidaya ikan hias gurame padang, panen dilakukan dengan ukuran ngorek ke atas dari tebar ukuran nguku selama 1 – 2 bulan, nilai jualnya sekitar Rp6.000 – Rp7.000, dengan modal awal sekitar Rp3 juta. Dan ketika panen bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp15 juta – 20juta,” tambahnya.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa Pokdakan Cibinong Mandiri selalu ingin terus belajar dan bekerja sama dalam hal meneliti. Hal tersebut dilakukan, agar terus mendapatkan warna lebih bagus lagi.

“Motivasi buat kelompok pembudidaya ikan hias dari Pokdakan Cibinong Mandiri, yakni walaupun di masa pandemi, harus tetap semangat terus, bersabar, Insya Allah akan berhasil,” tandasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD