Dalam satu skenario, jika konflik diselesaikan dan Iran menjadi negara yang dapat diterima kembali oleh komunitas internasional, maka harga minyak dapat turun kembali ke bawah level sebelum perang.
Namun jika tidak, katanya, maka mungkin harga minyak akan tetap tinggi untuk waktu yang lama.
"Hasil akhirnya akan berupa resesi yang mungkin sangat tajam dan parah," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)