AALI
8325
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
610
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4140
AGAR
292
AGII
2230
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
195
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1595
AKRA
1370
AKSI
312
ALDO
665
ALKA
294
ALMI
388
ALTO
164
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
530.86
-0.64%
-3.42
IHSG
7046.76
-0.42%
-29.86
LQ45
1004.23
-0.64%
-6.45
HSI
17849.79
-0.9%
-162.36
N225
27149.76
-0.59%
-161.54
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,452 / gram

Bos Telegram Jengkel ke Apple, Ternyata Ini Penyebabnya

ECONOMICS
Tangguh Yudha/MPI
Sabtu, 13 Agustus 2022 09:24 WIB
Pria kelahiran Saint Petersburg, Rusia itu menyebut apa yang dilakukan Apple sangat tidak memiliki dasar.
Bos Telegram Jengkel ke Apple, Ternyata Ini Penyebabnya (FOTO:MNC Media)
Bos Telegram Jengkel ke Apple, Ternyata Ini Penyebabnya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pendiri Telegram, Pavel Durov mengungkapkan kekesalannya dan menyalahkan Apple karena telah menahan pembaruan Telegram selama lebih dari dua minggu. 

Kekesalan Durov diungkapkan dalam sebuah postingan di platform besutannya. “Jika Telegram, salah satu dari 10 aplikasi paling populer secara global, menerima perlakuan ini, orang hanya dapat membayangkan kesulitan yang dialami oleh pengembang aplikasi yang lebih kecil," kata Durov.

Pria kelahiran Saint Petersburg, Rusia itu menyebut apa yang dilakukan Apple sangat tidak memiliki dasar. Padahal pembaruan yang dihadirkan akan sangat bermanfaat bagi para pengguna.

Durov bahkan mengklaim bahwa pembaruan akan merevolusi cara orang mengekspresikan diri mereka dalam pengiriman pesan. Namun hingga saat ini Apple belum juga meluncurkannya tanpa ada penjelasan.

Tidak diketahui persis apa yang ada di pembaruan baru. Tapi yang jelas ini bukanlah pertama kalinya Durov melontarkan protes keras kepada Apple untuk proses peninjauan aplikasinya.

Pada tahun 2018 lalu, Durov juga pernah melayangkan protes kepada Apple karena telah memblokir pembaruan untuk aplikasi Telegram iOS setelah Rusia melarang Telegram.

Dan sehari setelah Durov memposting tentang masalah itu, Apple baru mendistribusikan pembaruan tersebut di toko aplikasinya, seperti dirangkum dari The Verge, Jumat (12/8/2022).

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD