AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Bukan Unicorn, Ternyata Ini Goals Kopi Kenangan di Indonesia

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Senin, 17 Januari 2022 14:57 WIB
Setelah mendapatkan pendanan Seri C, Kopi Kenangan secara resmi berubah status menjadi perusahaan New Retail food and baverage Unicorn pertama di Asia Tenggara.
Bukan Unicorn, Ternyata Ini Goals Kopi Kenangan di Indonesia. (Foto: MNC Media)
Bukan Unicorn, Ternyata Ini Goals Kopi Kenangan di Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah mendapatkan pendanan Seri C, Kopi Kenangan secara resmi berubah status menjadi perusahaan New Retail food and baverage (F&B) Unicorn pertama di Asia Tenggara menjadi brand coffee chain pertama dari Indonesia.

Chief of Business Development Officer dan Co-Founder Kopi Kenangan, James Prananto, mengatakan meski sudah menggaet unicorn (F&B), sejumlah inovasi dan terus mengeluarkan produk terbaru.

“Menjadi unicorn bukan goals kami, kami akan terus mengeluarkan sejumlah produk-produk inovasi tentunya berbeda dan kami bangga Selalu membuat inovasi, dan Kopi kenangan Hanya Untukmu adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam inovasi dan pengembangan produk terus menerus untuk memenuhi kebutuhan,”  kata Chief of Business Development Officer James Prananto dalam peluncuran produk terbarunya di Jakarta, Senin (17/1/2022). 

Kopi Kenangan melihat inovasi pengembangan produk terbaru ini sekaligus menempatkan Kopi Kenangan sebagai coffee chain pertama dari Indonesia yang mengeluarkan produk kemasan.

“Ada pun target market kami cukup panjang sekaligus menyasar pangsa pasar yang lebih luas dengan aksesibilitas mudah serta ketersediaan produk secara masif di seluruh Indonesia dengan produk kemasan kami,” ujarnya.

Dia mencatat bisnis kopi dan pertumbuhan kopi selama pandemi mengalami kenaikan  demand dari sejumlah pelanggan mengikuti tren maraknya minuman dan makanan di tengah pandemi hingga 20 persen.

“Dengan begitu produk-produknya pun berasal dari lokal dan memperkerjakan petani-petani yang lokal yang ada di Jawa Barat,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD