Lebih lanjut, dia menilai Asia paling bergantung pada produksi dan kilang minyak negara-negara Timur Tengah, dengan Eropa kemungkinan akan terpengaruh selanjutnya.
Wirth mencatat bahwa Amerika Serikat, sebagai pengekspor minyak mentah, tidak akan terlalu terdampak hal tersebut dibandingkan bagian dunia lainnya. Tetapi pada akhirnya dampaknya juga akan dirasakan oleh AS.
Ia menunjukkan bahwa pengiriman minyak terakhir yang dijadwalkan dari Teluk Meksiko sedang dibongkar muat di Pelabuhan Long Beach, yang memasok Los Angeles dan California selatan.
Dia menyebut dampak keseluruhan dari penutupan Selat Hormuz berpotensi sebesar saat 1970-an. Pada 1973 dan 1979 terjadi lonjakan harga minyak drastic akibat gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Dua gangguan pasokan besar pada dekade itu mengguncang perekonomian di seluruh dunia, menyebabkan penjatahan bahan bakar dan antrean panjang di pompa bensin.