AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

China Makin Agresif, Bakal Geser Singapura Sebagai Pemasok Utama Bahan Bakar Kapal di Asia

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Kamis, 22 Juli 2021 10:26 WIB
Singapura patut khawatir, posisinya saat ini sebagai pemasok utama bahan bakar kapal atau Marine Fuel Oil (MFO) bakal digeser oleh China.
China Makin Agresif, Bakal Geser Singapura Sebagai Pemasok Utama Bahan Bakar Kapal di Asia (FOTO: The Straits Times)

IDXChannel - Singapura patut khawatir, posisinya saat ini sebagai pemasok utama bahan bakar kapal atau Marine Fuel Oil (MFO) bakal digeser oleh China. Pasalnya, China saat ini sangat agresif dengan mengembangan kilang dan memperluas pelabuhannya sehingga dapat merayu banyak kapal untuk berlabuh ke China.

Mengutip The Straits Times, Kamis (22/7/2021), penjualan MFO China telah meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir. Banyak kapal-kapal asal Korea Selatan dan Jepang memilih mengisi atau membeli bahan bakar di China.

Saat ini Singapura memang masih menjadi pemasok MFO terbesar di Asia, di mana pasar MFO di Asia mencapai USD41 miliar per tahunnya. Namun pasar tersebut bakal dikuasai oleh China yang penjualan MFO nya tumbuh pesat.

Saat ini di Zhoushan, Shanghai bagian selatan telah dibangun beberapa kilang minyak mentah dengan kapasitas besar. Pemerintah China juga memberikan insentif pajak kepada investornya agar bahan bakar China jauh lebih kompetitif.

“Singapura memang memiliki keunggulan di pelabuhan Asia, namun perlahan-ahan pelabuhan China berusaha menggejar. Zhoushan pasti akan merebut pasar khususnya untuk kapal-kapal dari pelabuhan Asia Timur,” kata Direktur Drewry Maritime Advisors, Jayemdu Krishna.

Singapura memang menjadi pusat pengisian bahan bakar kapal terbesar di dunia dengan menjual 50 juta ton MFO tahun lalu. Jumlah ini seperlima dari penjualan MRO global.

Konsultan Industri OilChem memperkirakan penjualan MFO China akan naik dalam lima tahun berturut-turut menjadi 16,9 juta ton. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD