sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

CNG Dibidik untuk Tekan Impor LPG, Bahlil: Lebih Murah hingga 40 Persen bagi Masyarakat

Economics editor Tim IDXChannel
25/06/2026 11:43 WIB
Substitusi LPG impor ke CNG dinilai lebih murah mengingat Indonesia saat ini mengalami bocor devisa hingga Rp140–Rp150 triliun per tahun hanya untuk impor LPG.
CNG Dibidik untuk Tekan Impor LPG, Bahlil: Lebih Murah hingga 40 Persen bagi Masyarakat. Foto: iNews Media Group.
CNG Dibidik untuk Tekan Impor LPG, Bahlil: Lebih Murah hingga 40 Persen bagi Masyarakat. Foto: iNews Media Group.

Ketua Umum ASPEBINDO Anggawira juga menekankan bahwa para pengusaha di sektor gas telah lama menantikan komitmen Pemerintah yang nyata terkait optimalisasi sumber daya gas bumi domestik. 

“Kami bersama asosiasi industri terus berupaya menyampaikan kajian bagaimana kita bisa mengoptimalkan gas bumi yang kita miliki. Kami yakin pengusaha di bidang gas ini sebenarnya sudah siap,” kata Anggawira.

Anggawira menambahkan bahwa dari perspektif pasar, CNG dan LNG adalah solusi yang dinantikan oleh pelaku UMKM dan industri rumah tangga. Dengan estimasi penghematan biaya energi hingga 20-30 persen dibandingkan LPG, konversi ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di lapisan masyarakat bawah. 

“Kegiatan ini memberikan rasa optimisme untuk kita semua. Kami di asosiasi saling mendorong dan memperkuat agar bisa mendorong pertumbuhan pengusaha-pengusaha di dalam negeri,” kata dia. (Reporter: Eugenia Siregar)

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement